Para Penjual Mobil Bekas Mengaku Omzet Penjualan Menurun 30% Akibat COVID-19

Penjual mobil bekas di Indonesia mengakui bahwa virus corona (COVID-19) sudah memberikan akibat pada tingkat penjualan mobil bekas. Presiden Direktur Mobil88 Halomoan Fischer mengungkapkan penurunanya menjangkau 30 persen dikomparasikan bulan-bulan normal sebelum pandemi COVID-19.

Ia menambahkan pada Januari-Februari 2020 penjualan masih normal, bahkan penjualan menjangkau 600-700 unit per bulan. Namun angka itu merosot sampai 30 persen pada Maret 2020 sebab kebijakan bekerja, belajar dan beribadah dari rumah.

“Jadi sebetulnya yang turun sekali tersebut jumlah trafik customer yang inginkan melihat-lihat dulu. Tingkat trafik turun sampai 70 persen bila pembelian tersebut sekitar 30 persen. Tidak terlalu tidak sedikit untuk bulan Maret,” kata Fischer.

Lebih lanjut Fischer menambahkan penjualan terus menurun pada mula April 2020. Seperti diketahui, pada 10 April 2020 DKI Jakarta telah merealisasikan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), sampai-sampai toko mobil bekas pun harus ditutup.

“Masuk bulan April tersebut kan lebih ketat lagi dan kemarin ketika tanggal 10 diperlakukan pun PSBB, kita tergolong bidang usaha yang tidak anda kecualikan, dengan kata lain harus tutup. Jadi bila bicara tutup, kunjungannya nol,” imbuh dia.

Meskipun demikian, Fischer menambahkan bahwa Mobil88 masih membuka toko online, trafik pada webiste juga terus meningkat. Ini memperlihatkan bahwa masih ada sejumlah orang yang tertarik guna memberi mobil bekas, namun sebab pembatasan tidak dapat melihat langsung ke toko jasmani (showroom). Sehingga salah satu pilihan untuk bertahan ditengah pandemi COVID-19 ini ialah meningkatkan penjualan secara online.

“Bagi calon pembeli bisa melihat-lihat melewati website dan untuk mengupayakan mobil bakal langsung dikirimkan ke rumah. Termasuk guna test drive, negosiasi, dan transfer semua dilaksanakan di lokasi tinggal customer,” imbuh dia. Sumber: https://www.decisionsonevidence.com/seva-mobil-bekas/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *